Vaksin Covid-19 Dapat Timbulkan Efek Samping, BPOM Sebut Tidak Berbahaya

- 14 Januari 2021, 11:20 WIB
Vaksin Covid-19 Dapat Timbulkan Efek Samping, BPOM Sebut Tidak Berbahaya /pixabay.com/torstensimon

MANTRA PANDEGLANG – Vaksinasi Covid-19 tahap pertama sudah mulai dilakukan sejak tanggal 13 Januari 2021. Pada tahap pertama diproritaskan untuk tenaga kesehatan yang menangani Covid-19, petugas publik, dan lansia.

Dikabarkan bahwa penyuntikan vaksin Covid-19 dapat menimbulkan efek samping, seperti nyeri dan bengkak. Sehingga disarankan tidak langsung pulang setelah disuntik, melainkan menunggu selama 30 menit di layanan kesehatan yang melakukan vaksinasi tersebut.

Kepala Badan POM, Penny K. Lukito menjelaskan bahwa efek samping yang ditimbulkan dari vaksinasi Covid-19 tidaklah berbahaya.

Baca Juga: Pemberian Bansos Berdasar DTKS, Risma Minta Pembaruan Data

Baca Juga: Cara Mencairkan Bantuan Sosial Tunai Rp300 Ribu DKI Jakarta, Bisa Diwakilkan

“Efek samping vaksin CoronaVac hanya bersifat ringan berupa nyeri, iritasi dan bersifat sedang berupa pembengkakaan sistemik, nyeri otot, demam, dan gangguan sakit kepala. Efek samping tersebut tidak berbahaya dan dapat pulih kembali.” jelasnya Penny K. Lukito.

Dikutip mantrapandeglang.com dari indonesiabaik.id, reaksi yang mungkin terjadi setelah vaksinasi COVID-19 hampir sama dengan vaksin yang lain, diantaranya:

  1. Reaksi lokal, seperti nyeri, kemerahan, bengkak pada tempat suntikan, dan reaksi lokal lain yang berat, misalnya, selulitis.
  2. Reaksi sistemik, seperti demam, nyeri otot seluruh tubuh (myalgia), nyeri sendi (arthralgia), badan lemas, dan sakit kepala.
  3. Reaksi lain, seperti reaksi alergi,misalnya, urtikaria, reaksi anafilaksis, dan syncope (pingsan)

Apabila terjadi reaksi lokal, penerima vaksin dianjurkan untuk melakukan kompres dingin dan minum paracetamol. Sedangkan saat terjadi reaksi sistemik, penerima vaksin anjurkan untuk minum lebih banyak, menggunakan pakaian yang nyaman, kompres atau mandi air hangat, dan minum paracetamol.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang akan disuntikan pada masyarakat Indonesia sudah terjamin keamanan dan kehalalannya. Vaksin Sinovac sudah melalui uji pra klinik pada hewan, uji klinik fase 1 pada manusia sampai dinyatakan aman, serta uji klinik fase 2 dan 3.

Baca Juga: Hari Ini Jadwal Acara TV di SCTV Kamis 14 Januari 2021: Saksikan Samudra Cinta dan Bengkong Biduan

Halaman:

Editor: Emis Suhendi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X